Amankah Ibu Menyusui Minum Tolak Angin?

Ibu menyusui (busui) harus selalu menjaga kesehatannya agar bayi yang disusuinya juga sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Dalam rangka menjaga kesehatannya, ibu menyusui dapat melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda atau senam. Selain itu mesti dibarengi dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan sedapat mungkin menghindari makanan yang mengandung perasa, pewarna, pengawet dan bahan kimia berbahaya lainnya.

Mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi selama masa menyusui adalah salah satu hal penting agar tumbuh kembang si buah hati bisa optimal. Dengan menjaga kualitas gizi dan nutrisi sang ibu maka perkembangan buah hati dapat terjaga dengan baik.

Akan tetapi, meski segala upaya sudah dilakukan agar tetap sehat, tidak menutup kemungkinan suatu saat akan terserang penyakit. Terlebih masa menyusui yang disarankan dokter adalah minimal selama 6 bulan, agar perkembangan bayi dapat optimal dan sempurna.

Masa menyusui 6 bulan tidak bisa dibilang sebentar. Oleh karena itu meski sudah berusaha menjaga pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat, ada saja ibu menyusui yang mengalami penurunan imunitas sehingga mudah sakit.

Ketika imunitas ibu menyusui mulai menurun, biasanya mudah terserang masuk angin. Gejalanya seperti pusing, mudah sendawa, mering, tidak enak badan serta sering merasa mual.

Meskipun masuk angin termasuk kategori sakit ringan, namun tetap harus diwaspadai dan segera diobati karena akan berpengaruh terhadap bayinya.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Tolak Angin?

ibu-menyusui-minum-tolak-angin

inspirasimakassar.com

Di pembahasan sebelumya kita sepakat bahwa ketika ibu menyusui masuk angin harus segera dicarikan obatnya dan diobati. Namun perlu diperhatikan juga apakah obat tersebut aman dikonsumsi ibu menyusui atau tidak. Karena beberapa obat yang ada dapat berdampak buruk pada ibu serta bisa mempengaruhi kualitas serta daya produksi ASI jika dikonsumsi ibu menyusui.

Terkait dengan obat tolak angin yang saat ini banyak dikonsumsi ketika masuk angin, obat ini memang efektif mengurangi masuk angin. Selain itu terkadang juga dikonsumsi saat perjalanan jauh atau kurang tidur.

Tolak angin sendiri merupakan zat aktif yang diramu dari berbagai tanaman herbal yang tidak menyertakan patinya, sehingga tidak berwarna kerus.

Meskipun tolak angin diramu dari obat-obatan herbal dan terbukti mengurangi masuk angin. Namun bagi ibu menyusui tetap tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya, meskipun dalam keadaan sakit. Hal ini juga sudah ditulis pada kemasan tolak angir itu sendiri.

Bagi ibu menyusui yang sedang masuk angin, Anda dapat mencari alternatif herbal lain yang terbukti aman dan direkomendasikan untuk ibu hamil.

Baca juga: Mengkonsumsi ASI Booster Tea Dapat Membantu Memperbanyak ASI

Berikut Beberapa obat herbal yang aman untuk ibu menyusui:

1. Wedang Jahe

Jahe adalah tanaman kaya manfaat yang bisa Anda konsumsi sebagai obat masuk angin. Umumnya jahe dikonsumsi dengan cara dibuat minuman. Untuk penggunaan selain sebagai obat bisa dicampur dengan susu atau madu.

Namun jika ingin dikonsumsi sebagai obat masuk angin sebaiknya jangan dicampur dengan bahan lain, agar efeknya bisa langsung terasa.

Dengan rutin mengkonsumsi jahe dapat membantu meredakan masuk angin yang dirasakan. Sangat direkomendasikan bagi hamil dan ibu menyusui.

2. Minyak Telon atau Minyak Kayu Putih

Jika disekitar Anda tidak ditemukan jahe, Anda bisa mencari alternatif obat herbal lain. Anda bisa menggunakan minyak telon atau minyak kayu putih untuk mengurangi masuk angin.

Caranya oleskan minyak kayu putih ke seluruh badan, terutama pada bagian perut dan punggung. Biarkan selama beberapa saat hingga minyak kayu putih meresap ke dalam tubuh.

Itulah beberapa obat herbal yang aman dikonsumsi bagi ibu menyusui. Usahakan tetap menjaga pola hidup sehat agar bayi Anda juga tumbuh dengan sehat. Semoga bermanfaat.

2 Comments

  1. TheGold.Asia Oktober 23, 2016
    • Agus Sugiyanto Oktober 26, 2016

Leave a Reply