Kamu Suka Bunga Anggrek Bulan? Pelajari Cara Menanam Anggrek Bulan Agar Tumbuh Sempurna

Tanaman bunga anggrek adalah salah satu tanaman bunga yang banyak memiliki penggemar, tak terkecuali di Indonesia. Pasalnya tanaman anggrek memang punya bentuk bunga cantik nan indah yang dapat menyihir mata orang yang melihatnya.

Di tambah bunga ini ditetapkan sebagai Puspa Pesona, yaitu salah satu bunga nasional bangsa Indonasia. Itulah mengapa bunga anggrek memang layak menjadi primadona penggemar tanaman hias.

Bagi kamu penggemar bunga anggrek atau hanya sekedar ingin memperindah pekarangan rumah dengan bunga cantik ini, tentu saja harus mengetahui cara menanam anggrek.

Kalaupun kita membeli bunga anggrek yang sudah besar tetap saja harus tahu cara merawatnya agar anggrek kita tumbuh sempurna dan berbunga dengan cantik seperti yang kita inginkan.

Cara menanam dan merawat bunga anggrek sebenarnya tidak begitu sulit, hanya perlu ketelatenan dan tingkat keseriusan yang tinggi. Secara umum sebelum menanam anggrek bulan, terlebih dahulu kita harus memperhatikan lokasi daerah penananam anggrek, karena tanaman ini tidak bisa ditanam di sembarang tempat.

Sebagai contoh, jika terlalu sering terkena sinar matahari anggrek bulan bisa tumbuh tidak normal bahkan menyebabkan kematian. Sehingga tanaman anggrek bulan tidak cocok ditempatkan di daerah dengan paparan sinar matahari langsung.

Langsung saja yuk kita membahas cara menanam dan merawat bunga anggrek bulan agar tumbuh sempurna dan menghasilkan bunga yang cantik.

Syarat Tumbuh Anggrek Bulan

Anggrek bulan merupakan tumbuhan yang tidak terlalu suka dengan sinar matahari. Habitat tanaman ini di daerah sejuk dengan suhu udara sekitar 180 derajat Celcius sampai 260 derajat Celcius. Daerah yang cocok untuk ditanam anggrek bulan yaitu di daerah dengan ketinggian di atas 500 sampai 800 m dpl.

Agar anggrek bulan dapat tumbuh sempurna kita juga harus memperhatikan pencahayaan. Walaupun anggrek bulan tidak terlalu suka dengan sinar matahari langsung, namun tanaman ini tetap memerlukan sinar matahari sebagai penunjang hidupnya. Usahakan anggrek bulan terkena sinar matahari setiap harinya, tetapi jangan sampai terlalu lama terkena sinar matahari.

Sinar matahari yang dibutuhkan setiap harinya hanya sekitar 20% sampai 30% saja. Kita bisa meletakkannya di bawah pohon lain atau di taruh di halaman rumah yang hanya mendapat sinar matahari sedikit.

Media Penananam Anggrek Bulan

Anggrek bulan dapat ditanam di pekarangan rumah ataupun di tanam di pot, baik pot biasa maupun pot gantung. Pot yang digunakan boleh yang terbuat dari tanah liat, tembikar, plastik ataupun dari kayu.

Jangan lupa juga gunakan penopang, bisa menggunakan kayu atau bambu dengan bantuan kawat sebagai pengikat. Tujuan penopang ini agar tanaman anggrek tidak roboh ketika berbunga.

Cara menanam Anggrek Bulan

bunga anggrek bulan

Sumber gambar: lcnursery.wordpress.com

Perlu diketahui menanam anggrek bulan berbeda dengan cara menanam tanaman pada umumnya. Hal ini dikarenakan habitat serta lingkungan hidup yang berbeda dari satu tumbuhan dengan tumbuhan lain. Berikut ini cara menanam anggrek bulan agar cepat berbunga.

  • Ambil bibit anggrek bulan yang sudah berusia kurang lebih satu tahun, dengan ciri-ciri daunnya sudah mencapai 1 cm dan sudah muncul akar sekitar 2-3 helai. Keluarkan bibit anggrek tadi dari dalam botol (tempat pembibitan) . Untuk menghindari kerusakan saat mengeluarkan bibit anggrek dari botol, gunakan kawat yang sudah dibengkokkan pada bagian ujungnya.
  • Bibit yang sudah dikeluaran dari botol, tanam kembali ke dalam pot yang terbuat dari tanah liat atau plastik.
  • Setelah 3 bulan, pindahkan anggrek bulan ke dalam pot yang berukuran kurang lebih 8 cm sampai dengan 10 cm, atau pot yang dapat memuat 3 sampai 5 anggrek bulan. Kemudian masukkan larutan fungisida sebanyak 2 ml/l dan campuran pupuk organik 2 ml/l.
  • Setelah 3 bulan, pindahkan anggrek bulan ke dalam pot yang berukuran lebih besar dari sebelumnya. Sebagai gambaran bisa menggunakan pot ukuran 18 cm. Pada tahap ini sebaiknya satu pot hanya ditanam satu anggrek saja, agar menghasilkan bunga yang sempurna.
  • Untuk mendapatkan hasil yang maksimal ganti media tanam dengan yang baru secara rutin. Penggantian ini bisa dilakukan setiap 3 atau 6 bulan sekali.

Pemeliharaan Anggrek Bulan

Bagi kamu yang sudah terbiasa memelihara tanaman hias tentu tidak akan kerepotan untuk merawat anggrek bulan. Yang perlu diperhatikan jika merawat anggrek bulan adalah ketelatenan. Baik telaten dalam perawatannya agar cepat berbunga juga telaten dalam pencegahan terhadap hama maupun penyakit.

Supaya tanaman anggrek bulan bisa tumbuh subur dengan hasil memuaskan perhatikan juga suhu udara, cahaya serta kelembaban lingkungan. Suhu yang dibutuhkan anggrek bulan pada siang hari adalah 18-23 derajat Celcius, sedangkan pada malam hari anggrek bulan membutuhkan suhu sekitar 12 derajat Celcius.

Faktor cahaya juga sangat berpangaruh terhadap pertumbuhan anggrek bulan. Anggrek bulan hanya memerlukan sedikit sekali cahaya matahari, apabila terkana pencahayaan yang terlalu panas dapat menyebabkan daunnya terbakar sehingga menjadi hitam dan layu.

Pemberian Nutrisi dan Pemupukan

Bila kita ingin melihat anggrek bulan cepat berbunga, pemberian nutrisi dan pupuk menjadi hal yang harus dilakukan. Tanaman anggrek membutuhkan setidaknya 16 unsur, 3 diantaranya didapatkan dari udara dan air seperti oksigen dan karbon.

Enam unsur lain yang dibutuhkan tanaman ini adalah nitrogen, kalium, kalsium, magnesium, posfor dan sulfur. Unsur-unsur tersebut diperoleh dari media tumbuh dan pemberian pupuk. Itulah mengapa anggek bulan harus diberi nutrisi dan pupuk untuk menunjang pertumbuhannya.

Nah, jika kita sudah tahu pemberian nutrisi dan pupuk merupakan kebutuhan pokok yang harus dilakukan. Lalu bagaimana komposisi campuran pupuk yang seimbang untuk tanaman anggrek kita? Berikut ini penjelasannya.

  • Kalium nitrat dosis 100g
  • Magnesium Sulfat dosis 100g
  • Monobosic Potasium Fosfat 100g
  • Amonium Sulfat dosis 100g
  • Ferry Fosfat dosis 25g

Caranya larutkan semua bahan yang sudah disebutkan di atas, campurkan ke dalam wadah yang sudah diisi air sebanyak satu liter. Dalam mencampur usahakan semua bahan tadi tercampur semua dengan merata. Berikan campuran pupuk pada tanaman anggrek minimal seminggu satu kali.

Penyiraman Anggrek Bulan

Hal yang tidak kalah penting dalam pemeliharaan anggrek bulan adalah penyiraman. Namun air yang dibutuhkan tanaman ini tergantung pada jenis, suhu, usia anggrek, jenis media, kelembaban udara, jenis pot yang digunakan serta kecepatan angin.

Pemberian air yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan kerugian pada anggrek bulan, terutama anggrek bulan yang ditanam di daerah lembab.

Kebanyakan kegagalan pemelihara anggrek terletak pada faktor pemberian air yang terlalu berlebihan. Mereka beranggapan bahwa semakin banyak diberi air maka akan semakin menyuburkan tanaman.

Padahal kelembaban udara tempat anggrek tumbuh juga harus diperhatikan. Semakin lembab udara di lingkungan anggrek maka pemberian air harus dikurangi, sesuai dengan tingkat kelembabannya.

Cara penyiraman anggrek bulan sebaiknya menggunakan nosel penyemprot, sehingga butiran air bisa diatur supaya tidak menghanyutkan atau merusak bagian batang pada tanaman anggrek bulan.

siram bunga anggrek bulan dengan nosel penyemprot

Menyiram Anggrek Bulan dengan Nosel Penyemprot
Sumber gambar: id.aliexpress.com

Pengendalian Hama

Ada banyak sekali hama yang biasanya menyerang tanaman anggrek khususnya anggrek bulan. Seperti tungau atau kutu perisai, belalang, trips, semut, kumbang, kutu babi, keong, res spinder, kutu tudung, ulat daun dan kepik.

Hama-hama tersebut dapat menyebabkan anggrek bulan tumbuh tidak sempurna bahkan bisa menyebabkan kematian pada anggrek.

Selain diserang oleh hama, anggrek bulan juga rentan terkena penyakit. Diantara beberapa penyakit yang sering menyerang anggrek bulan antara lain penyakit buluk, bercak coklat, bercak bercincin, rebah kecambah, busuk pada akar, layu, busuk, busuk lunak, busuk hitam dan cymbidium.

Untuk itu pengendalian terhadap hama dan penyakit sebaiknya dilakukan secara rutin. Jika tidak maka anggrek bulan yang kita tunggu berbunga akan layu bahkan mati sebelum musim berbunga tiba.

 

4 Comments

  1. winarno Oktober 3, 2016
  2. JOHAR Oktober 29, 2016
    • Gilang November 10, 2016
      • Agus Sugiyanto November 14, 2016

Leave a Reply