Berbagai Jenis Bunga Cempaka Beserta Manfaatnya

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal memiliki keanekaragaman jenis flora atau tumbuhan. Hal ini tidak lepas dari kondisi alam Indonesia yang terdiri dari kepulauan dan beriklim tropis. Salah satu flora atau tumbuhan yang banyak terdapat di Indonesia adalah bunga cempaka.

Bunga cempaka merupakan genus tanaman berbunga dari suku Magnoliaceae. Genus ini terdapat sekitar 50 spesies yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Daerah penyebarannya di Asia Selatan, Asia Tenggara serta Tiongkok Selatan. Di Indonesia bunga cempaka banyak tumbuh di pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Maluku.

Tanaman cempaka mempunyai beberapa nama lokal di berbagai daerah di Indonesia. Seperti cempaka putih, kantil (Jawa), jeumpa gadeng (Aceh), cempaka bodas (Sunda), capaka bobulo (Tidore), sampaka mopusi (Mongondow), campaka (Madura), campaka putieh (Minangkabau), bunga eja kebo (Makasar), capaka bobudo (Ternate), bunga eja mapute (Bugis).

Adanya berbagai macam nama lokal tersebut menunjukkan bunga cempaka tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Mitos Bunga Cempaka

Ada beberapa jenis bunga cempaka yang tumbuh di daratan Indonesia. Antara lain cempaka putih (kantil), cempaka merah, cempaka kuning (cempaka wangi), cempaka ungu, cempaka telor atau cempaka gondok dan cempaka mulya.

Dari beberapa jenis cempaka tersebut, bunga cempaka putih yang paling dikenal di masyarakat Indonesia. Bunga cempaka putih atau sering disebut bunga kantil lebih dikenal karena filosofi maupun mitos yang melekat kuat padanya.

Mitos yang berkembang di masyarakat, aroma wangi bunga cempaka putih yang khas sangat disukai makhluk halus seperti jin dan sebagainya. Bahkan sampai saat ini masih banyak masyarakat yang percaya bahwa pohon kantil sering dijadikan tempat tinggal berbagai makhluk halus seperti kuntilanak dan genderuwo. Bunga kantil juga sering digunakan sebagai pelengkap dalam ritual memanggil arwah.

Gambar / Foto bunga cempaka putih

via: plumeriaparadise.com

Terlepas dari semua mitos dan kepercayaan masyarakat tersebut, bunga kantil mempunyai nilai tradisi yang erat bagi masyarakat Jawa, baik dalam tradisi perkawinan ataupun kematian.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, bunga kantil biasanya digunakan sebagai penghias keris dan penghias sang pengantin. Ini diberikan kepada kedua pasangan pengantin, baik mempelai laki-laki maupun perempuan.

Sedangkan dalam prosesi kematian, bunga kantil digunakan sebagai bunga tabur dan penghias keranda jenazah.

Rekomendasi bacaan: Ini Dia Jenis dan Ciri-ciri Bunga Anggrek

Jenis Bunga Cempaka

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa tanaman cempaka mempunyai sekitar 50 spesies yang tersebar di Asia Selatan, Asia Tenggara serta Tiongkok Selatan. Di Indonesia setidaknya ada 4 jenis cempaka yang tersebar di berbagai daerah. 4 Jenis cempaka tersebut antara lain:

1. Bunga Cempaka Putih (Kantil)

Cempaka putih atau kantil mempunyai nama latin Michelia Alba, sedangkan di Filipina tanaman ini dikenal dengan Tsampakang Puti. Cempaka putih dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 30 meter.

Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan. Tanaman ini merupakan hasil persilangan (hibrida) antara M. champaca dan M. Montana.

Daun cempaka putih tunggal berbentuk telur dan berwarna hijau. Bunganya berwarna hijau saat belum matang kemudian berubah menjadi putih saat bunganya mendekati masa mekar. Sampai saat ini campaka putih menjadi flora identitas provinsi Jawa Tengah.

2. Bunga Cempaka Kuning (Cempaka Wangi)

gambar / foto bunga cempaka kuning

via: www.au.gardenweb.com

Cempaka kuning atau cempaka wangi (Michelia Champaca) dewasa dapat mencapai ketinggian hingga 25 meter. Daunnya bulat telur bentuk lanset dengan ujung dan pangkal runcing. Bunganya berwarna kuning cerah mendekati jingga. Bunga cempaka kuning beraroma sangat wangi sehingga disebut cempaka wangi.

Menurut sumber dari wikipedia, cempaka kuning atau cempaka wangi adalah flora identitas untuk provinsi Aceh; di sana dikenal sebagai Bungong Jeumpa Gadeng.

Cempaka wangi dapat diperbanyak dengan cara cangkok atau dengan bijinya. Hasil persilangan cempaka kuning dengan M. Montana menghasilkan cempaka putih (kantil).

3. Bunga Cempaka Merah

Cempaka merah merupakan tanaman marga magnoliaceae yang berasal dari Cina. Cempaka merah termasuk tanaman yang sulit dikembangbiakkan.

Selain pertumbuhannya lambat (dalam setahun baru tumbuh daun), proses pemekaran bunga cempaka merah terbilang singkat, hanya mekar beberapa jam kemudian perlahan layu. Namun demikian, bunga ini justru dicari-cari banyak orang karena kelangkaannya tersebut.

4. Bunga Cempaka Ungu

Tanaman cempaka ungu (Magnolia Liliaflora) merupakan tanaman yang tidak memiliki daun banyak. Bunganya berwarna ungu muda dan aroma wanginya menyerupai aroma buah pisang. Tanaman ini tumbuh lebat diawal musim penghujan. Ia dapat tumbuh optimal di dataran tinggi atau daerah dengan suhu dingin 20-26 C.

Manfaat Bunga Cempaka Untuk Kesehatan

gambar/foto bunga cempaka merah

via: www.au.gardenweb.com

Selain berguna untuk wewangian dan keperluan tata rias, Bunga cempaka juga dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Kandungan yang terdapat dalam tanaman cempaka seperti alkaloid mikelarbina dan liriodenina berkhasiat sebagai ekspektoran dan diuretik.

Karena kandungan yang dipunyainya tersebut, tanaman cempaka dapat menjadi obat alternatif berbagai macam penyakit. Diantara penyakit yang dapat diobati dengan tanaman cempaka adalah:

1. Mengatasi Bau Badan

Setiap orang mungkin pernah mengalami bau badan, entah ketika dalam perjalanan ataupun setelah berolahraga. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri dan kuman penyebab bau badan yag bercampur dengan keringat atau dapat juga akibat pakaian yang dikenakan.

Kita tentunya jadi tidak percaya diri ketika bau badan tak sedap tersebut tercium orang di sekitar kita.

Untuk mengatasi bau badan tak sedap tersebut kita cukup menggunakan bunga cempaka. Caranya dengan mandi menggunakan air rebusan bunga cempaka. Aroma wangi bunga cempaka yang sangat kuat dapat mengatasi masalah bau badan kita.

2. Mengatasi Keputihan

Masalah keputihan kerap melanda sebagian besar wanita pada saat datang bulan. Keputihan biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, jamur dan parasit di sekitar alat vital. Hal ini dapat mengakibatkan peradangan di daerah saluran ekskresi dan rasa perih saat buang air kecil.

Keputihan ini dapat diobati dengan menggunakan bunga cempaka. Caranya dengan merebus bunga cempaka putih sebanyak 30 gram ditambah dengan jali 60 gram (sebelumnya direndam terlebih dahulu sampai lembut) serta kulit delima 15 gram.

Rebus sampai semua bahan tersebut benar-benar menyatu, kemudian saring dan minum dalam keadaan hangat.

3. Mengobati Perut Kembung

Perut kembung adalah kondisi ketika perut terasa penuh dan kencang. Di samping itu, perut juga bisa terlihat membesar. Hal ini bisa membuat kita merasa tidak nyaman. Kondisi ini bisa disertai dengan gejala kentut secara berlebihan, bersendawa, serta perut terasa bergejolak.

Bunga cempaka dapat juga digunakan untuk mengobati perut kembung. Caranya rebus bunga cempaka putih (kantil) ditambah kulit jeruk keprok atau jeruk mandarin kering, kapulaga, dan jahe. Bahan-bahan tersebut direbus dengan air 700 cc, tunggu hingga air tersisa 300 cc, kemudian saring dan minum selagi hangat.

4. Mengatasi Masalah Radang Saluran Pernapasan

Radang saluran pernapasan bisa menjadi berbahaya jika tidak segera ditangani. Jika semakin parah dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut atau sering disebut ISPA.

ISPA terjadi karena infeksi yang parah pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara atau paru-paru. Infeksi yang terjadi lebih sering disebabkan oleh virus meski bakteri juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Oleh karena itu melakukan pencegahan sebelum terjadi ISPA harus dilakukan sedini mungkin. Jika sudah terlihat tanda-tanda terserang radang saluran pernapasan harus segera diobati, salah satu caranya dengan menggunakan daun cempaka.

Caranya ambil 15 gram daun cempaka (kantil), 15 gram pahap (umbi bunga lili), 5 gram kulit jeruk mandarin kering. Rebus semua bahan dalam air 500 cc, rebus sampai mendidih hingga air tersisa 200 cc. Minum air rebusan tadi selagi hangat.

5. Mengatasi Vertigo

Vertigo merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan keseimbangan, gangguan ini disebabkan terganggunya sistem keseimbangan yang berada di dalam telinga sehingga membuat penderitanya merasa pusing.

Cara mengobatinya bisa menggunakan bunga cempaka. Pusing pada kepala perlahan hilang dengan cara meminum air rebusan bunga cempaka putih yang sudah dikeringkan. Lakukan secara teratur hingga rasa sakitnya hilang.

6. Mengatasi Sinusitis

Penyakit sinusitis adalah penyakit yang diakibatkan oleh tersumbatnya jaringan sinus di bagian hidung oleh virus, bakteri dan jamur dalam bentuk cairan sehingga menimbulkan peradangan dan mengakibatkan infeksi.

Cara mengatasinya bisa dengan menggunakan bunga cempaka sebanyak 30 gram yang direbus dengan jahe, daun menthol dan bawang putih. Semua bahan tersebut direbus dalam air mendidih sebanyak 800 cc. Minum air rebusan dua kali sehari secara teratur.

 

Itulah berbagai manfaat bunga cempaka untuk kesehatan. Sayangnya khasiat yang dimiliki oleh bunga cempaka putih ini belum tereksplorasi secara maksimal.

Sehingga meski saat ini mulai ada yang berusaha membudidayakan tanaman ini tetapi pemanfaatannya lebih banyak untuk acara-acara spiritual dan tradisi.

Leave a Reply