Cara Memperbanyak Sansevieria dengan Potong Daun

Perbanyakkan sansevieria dapat dilakukan dengan mencacah daun-daunnya. Tapi dengan syarat induk dalam kondisi sehat.

Berikut adalah teknik dan trik perbanyakan sansevieria yang banyak digunakan pakar kolektor sanseviera.

1). Siapkan tanaman induk untuk dicacah. Daun yang bagus sebagai indukan harus dalam keadaan sehat dengan panjang daun minimal 15~20 cm.

2). Potong-potong daun sepanjang 5 cm. Susun potongan daun pada tempat terpisah supaya tidak terbalik antara pangkal dan ujung daun. Jika salah menanam dengan kondisi ujung daun yang ditanam maka potongan daun tersebut tidak akan bertunas.

3). Seluruh bagian daun dapat digunakan, termasuk bagian pangkal daun. Untuk bagian daun yang lebar, maka dapat dibelah menjadi dua bagian atau lebih.

4). Siapkan pot, kemudian pastikan bagian dasar pot telah terdapat lubang sebagai saluran keluar air pada saat penyiraman dilakukan. Jika kondisi aliran air pada saat penyiraman tidak lancar maka kemungkinan daun sanseviera akan membusuk.

5). Letakkan styrofoam pada dasar pot untuk membantu kelancaran air keluar dan menjaga agar media tanam tidak mudah terbawa air yang mengalir pada saat penyiraman.

6). Masukkan media tanam berupa pasir malang hingga setengah sampai dengan tiga perempat volume pot.

7). Olesi pangkal cacahan daun sansevieria dengan perangsang tumbuh akar. Olesi ujung cacahan dengan fungisida agar tidak mudah terkena jamur yang bisa mengakibatkan cacahan menjadi busuk.

8). Tanam cacahan daun di media, kemudian tambahkan media pasir hingga sampai di bibir pot.

9). Hasil tanam jangan diberi penyiraman atau kena air hujan kurang lebih tiga minggu. Letakkan pada tempat yang rindang atau ternaungi dan pastikan aliran udara lancar.

10). Kurang lebih dua bulan sejak penanaman cacahan daun sansevieria, tunas akan muncul dan pada bulan keempat atau tunas telah memiliki daun minimal 3 buah maka tunas tersebut telah siap dipisahkan.

11). Tanam anakan di media campuran pasir dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1. Biarkan satu hari tanpa penyiraman baru kemudian hari kedua disiram dan dilakukan perawatan seperti tanaman dewasa. Perberian pupuk dilakukan dua kali dalam seminggu menggunakan pupuk daun.

Selamat mencoba.

Leave a Reply