Cara Mudah Menanam Cabe Agar Hasilnya Memuaskan

Cara Menanam Cabe – Akhir-akhir ini stok cabe dipasaran sangat sedikit, akibatnya harganya melambung tinggi hingga melebihi seratus ribu rupiah perkilogramnya. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi petani yang kebetulan mempunyai stok cabe hasil tanaman mereka.

Tanaman cabe sebenarnya tidak sulit untuk dibudidayakan dan tidak memerlukan lahan yang luas, di lahan sekitar rumah juga dapat digunakan untuk menanam cabe. Bagi yang berminat untuk membudidayakan cabe, berikut ini merupakan hal-hal yang sebaiknya diperhatikan agar hasilnya maksimal.

1. Tanaman cabe dapat ditanam di semua posisi geografis, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi, cabe dapat hidup dengan baik.

2. Media tanam atau lahan penanaman dibuat mampu untuk mengalirkan air dengan baik.

Biasanya dibuat dalam bentuk bedengan yang ditutupi plastik. Agar unsur hara media tanam bagus maka berikan pupuk kandang pada seluruh permukaan media tanam. Untuk penyiraman secara berkala gunakan pupuk organik cair.

Tempat penanaman dibuatkan lubang untuk benih kurang lebih berjarak 60 cm x 60 cm dengan pola zig-zag dan biarkan kurang lebih satu hingga dua minggu agar media steril dari bibit penyakit.

3. Penanaman benih.

Sebelum benih ditanam, rendam dulu benih pada larutan Poc Nasa dengan dosis 0.5 ~ 1 tutup botol per liter air kemudian diamkan semalam.

cara menanam cabe merah

thehippyseedcompany.com

4. Persemaian benih cabe diarahkan ke timur dengan dinaungi plastik. Media tanam berupa campuran tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1. Untuk mematikan bibit penyakit pada pupuk kandang maka sebelum dicampurkan sebaiknya pupuk kandang dicampur dengan Glio 100 gr dan didiamkan selama satu minggu.

5. Semaikan bibit cabai pada bedengan dengan kondisi bibit minimal telah mempunyai daun sepuluh lembar. Hal ini dimaksudkan agar kondisi akar bibit pada saat dipindahkan telah cukup kuat.

6. Secara berkala semprotkanlah obat pembasmi penyakit dan hama.

Penyakit dan hama yang bisa menyerang cabai antara lain:

  • Rebah semai yang disebabkan oleh cendawan.
  • Embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil yang disebabkan oleh cendawan.
  • Virus cabe yaitu dengan ditandai pertumbuhan bibit yang lambat dan warna daun pucat. Biasanya terjadi setelah tanaman dipindahkan ke media kurang lebih dua minggu.
  • Kutu daun Persik yaitu kutu yang biasanya bersembunyi di bawah daun dan ketiak daun.

7. Pemanenan cabe dapat dilakukan pertama kali biasanya pada saat telah berumur 2~2.5 bulan sejak penanaman. Panen kedua hingga seterusnya dapat dilakukan setiap tiga hari sekali dan dapat dilakukan hingga empat puluh kali panen hingga tanaman harus dilakukan peremajaan.

Demikian sedikit informasi tentang cara menanam cabe. Semoga dapat membantu.

Tags:

Leave a Reply