Cara Mengatasi Nyeri Sendi pada Tulang

Cara Mengatasi Nyeri Sendi – Nyeri sendi adalah rasa sakit yang terjadi pada persendian (bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang). Jika kita terkena nyeri sendi maka dapat menyebabkan pergeraka dan kualitas hidup kita berkurang. Rasa sakit ketika nyeri sendi dapat berlangsung singkat atau lama, tergantung dari tingkat keparahan rasa sakitnya.

Penyebab Nyeri Sendi

Jika dilihat dari jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokkan menjadi dua.
1. Nyeri sendi pada satu sendi
2. Nyeri sendi pada lebih dari satu sendi

Untuk kasus nyeri sendi pada satu sendi, organ yang paling sering mengalami nyeri sendi adalah sendi lutut. Sedangkan penyebabkannya adalah salah satu dari keadaan berikut:

  • Kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
    Penyakit asam urat (gout). Ketika sudah terkena asam urat, sendi akan sering mengalami nyeri. Tanda lain jika terkana penyakit asam urat adalah sekitar persendian terasa panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami inflamasi.Penyebabnya karena adanya penumpukan zat asam urat yang kemudian menjadi kristal-kristal tajam. Organ tubuh yang pertama kali yang terkena nyeri sendi biasanya di sendi jempol kaki. Selanjutnya akan menyebar ke sendi-sendi yang lain.
  • Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip dengan asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari enumpukan kalsium di sekitar sendi. Organ yang pertama kali terkena pseudogout biasanya adalah jempol kaki.
  • Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi orang yang terkena penyakit ini adalah gejala nyeri dan bengkak pada benjolan tulang di bawah tempurung lutut.
  • Traumatic synovitis. Penyakit ini kalau di Indonesia dikenal dengan peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon.
  • Patah tulang.
  • Septic arthritis.
  • Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
  • Kanker
  • Infeksi
  • Penyakit hemofilia
  • Avacular necrosis. Avacular necrosis adalah penyakit yang ditandai dengan gejala kerusakan tulag akibat kurang pasokan darah.

Beberapa kondisi diatas adalah penyebab yang biasa terjadi pada nyeri satu sendi. Sedangkan untuk nyeri di beberapa sendi penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • Pembengkakan jaringan di dalam dan di sekitar sendi akibat kerusakan permukaan pelindung tulang.
  • Obesitas, cedera tulang serius dan faktor usia dapat meningkatkan resiko terkena nyeri sendi.
  • Psoriatic arthristis. Selain nyeri sendi, penyakit ini dapat menyababkan persendian kaki, bengkak dan inflamasi pada sendi.
  • Rheumatoid arthritis. Bagian sendi yang biasa mengalami inflamasi pada penyakit ini adalah sendi pergelangan kaki, sendi pergelang tangan dan sendi jari-jari.
  • Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan jaringan ikat seperti lupus dan scleroderma.
  • Infeksi virus yang dapat menyebabkan radang sendi seperti hepatitis dan rubella.
  • Kanker
  • Penyekit penyebab radang pembuluh darah seperti sindrom behcet dan henoch-schonlein purpura.
  • Penyakit hypertrophic pulmonary osteroarthtopathy.
  • Penyakit Sarkoidosis.
  • Efek samping obat-obatan. Seperti steroid, isoniazid dan hydralazine.
cara mengatasi nyeri sendi

500px.com

Cara Mengatasi Nyeri Sendi

Setelah kita tahu nyeri sendi yang kita alami bersumber dari mana. maka langkah selanjutnya berusaha untuk mengatasi nyeri sendi tersebut. Berikut hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi nyeri sendi:

  1. Beristirahat dengan cukup.
  2. Mengompres bagian sendi dengan es selama kurang lebih 20 menit.
  3. Mengkonsumsi obat anti inflamasi, misalnya neproxen sodium atau ibuprofen.
  4. Agar rasa sakitnya tidak bertambah parah, sebaiknya hindari aktivitas fisik atau gerakan yang melibatkan sendi-sendi yang sedang sakit.

Bagaimana? Cukup mudah bukan mengatasi nyeri sendi. Kalau kamu sudah melakukan cara diatas namun masih terasa nyeri atau bahkan nyeri sendinya bertambah parah, sebaiknya kamu pergi ke dokter untuk memeriksakan persendianmu. Sebelum kamu ke dokter kamu bisa mencoba obat alternatif untuk nyeri sendi, kamu bisa membelinya di apotek atau toko yang menjual kinesio tape.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply