Ini Dia Jenis dan Ciri-ciri Bunga Anggrek

Apakah anda pecinta bunga? Jika iya, setujukah anda bahwa anggrek adalah salah satu bunga yang sangat cantik? Anggrek (Orchidaceae) merupakan suku tumbuhan berbunga yang mempunyai jenis terbanyak. Sebagian besar jenis aggrek tersebar di daerah tropika dan tidak jarang juga terdapat di daerah tropika basah.

Dari ribuan jenis anggrek yang ada di dunia, tanaman anggrek dapat diklasifikasikan berdasarkan tempat tumbuhnya dan berdasarakan pola pertumbuhannya. Berikut ulasannya:

Jenis Anggrek Berdasarkan Tempat Tumbuh

Terdapat empat jenis anggrek berdasarkan tempat tumbuhnya, yaitu:

1. Anggrek Epifit

Umumnya jenis anggrek yang hidupnya di daerah tropika adalah tumbuhan epifit, yaitu tumbuh dengan cara menumpang pada tumbuhan lainnya tetapi tidak seperti parasit yang menyerap makanan tumbuhan yang ditumpanginya.

Sebagai tumbuhan epifit, anggrek dapat hidup dengan mengandalkan ketersediaan air yang berasal dari air hujan, serta udara lembab yang ada di sekitarnya dengan akar sebagai penyerap nitrogen dari udara sekitar.

Contoh anggrek yang termasuk tumbuhan epifit adalah Dendrobium Sp., Phalaenopsis Sp., Cattleya Sp., Brassavola Sp, dll.

2. Anggrek Terestrial

Anggrek terestrial adalah anggrek yang tumbuh di atas permukaan tanah dan memerlukan sinar matahari secara intens. Akar tanaman tumbuhan terestrial aktif menyerap makanan melalui tanah. Contohnya anggrek Phaius Sp., Arachnis Sp., Aranthera Sp., dll.

3. Anggrek Saprofit

Anggrek saprofit tidak memiliki daun dan klorofil, membutuhkan sedikit sinar matahari untuk dapat tumbuh dengan baik. Anggrek jenis ini tumbuh pada media yang mengandung humus ataupun daun-daun kering. Contoh: Goodyera Sp.

4. Anggrek Litofit

Anggrek litofit dapat bertahan pada penyinaran matahari penuh dan dapat tumbuh pada bebatuan maupun tanah yang berbatu. Contoh: Dendrodium Sp., Phalaenopsis Sp., dll.

jenis anggrek yang dapat hidup di bebatuan

Salah satu jenis anggrek yang tumbuh di bebatuan
via: deborahbirdrose.com

Jenis Anggrek Berdasarkan Pola Pertumbuhannya

1. Anggrek Simpodial

Anggrek simpodial adalah anggrek yang tidak mempunyai batang utama. Bunganya muncul dari ujung batang dan berbunga lagi pada tunas berikutnya. Contoh: Dendrobium, Cattleya, Oncidium, dan Cymbidium. Hanya Dendrobium yang bunganya muncul pada sisi-sisi batangnya. Umumnya anggrek simpodial bersifat empifit.

Artikel terkait: 7 Jenis Bunga Anggrek ini bisa Kamu Temukan di Indonesia

2. Anggrek Monopodial

Anggrek monopodial adalah anggrek yang pertumbuhan batangnya tunggal yaitu lurus ke atas pada satu batang saja. Bunganya muncul dari sisi batang diantara dua ketiak daun. Contoh: Arachnis, Phalaenopsis, Aerides, Vanda, dan Renathera.

jenis anggrek yang tidak mempunyai batang

Bunga Anggrek Dendrobium muncul pada sisi batangnya
via: www.ammerlaan-orchideeen.nl

Ciri Khas Anggrek

Beberapa karakteristik tanaman anggrek mempunyai ciri khas yang dapat membedakannya dengan tanaman lainnya. Berikut ini ciri khas anggrek baik dari bagian akar, batang, daun, bunga maupun buah.

  • Akar

Akar anggrek berguna untuk menempelkan tubuh tanaman pada media tanamnya. Anggrek epifit mempunyai akar dengan lapisan vilamen dan berongga. Lapisan vilamen tersebut bermanfaat untuk mempermudah akar dalam menyerap air hujan yang jatuh di kulit pohon ataupun di media tanam.

Akar anggrek epifit memiliki beberapa rambut pendek dan ada juga yang tidak berambut. Sedangkan pada anggrek terestrial akarnya memiliki rambut yang cukup panjang dan lebih rapat yang digunakan untuk menyerap air dan zat organik dari dalam tanah.

  • Batang

Batang anggrek memiliki dua jenis pola pertumbuhan, yaitu simpodial dan monopodial seperti keterangan diatas. Umumnya jenis anggrek empifit memiliki jenis batang yang tumbuh simpodial (tidak mempunyai batang utama).

  • Daun

Bentuk daun anggrek yaitu silindris, talang, sendok, dan bertunggangan.

          – Daun Silindris

Bentuk daunnya panjang dan tumpul. Salah satu jenis anggrek yang memiliki daun silindris adalah Vandahookeriana.

          – Daun Talang

Helaian daun yang kiri dan kanan membentuk sudut sehingga menyerupai talang. Contohnya pada anggrek Aerides, Rhynchostylis, dan Ascocentrum.

          – Daun Sendok

Bentuknya lonjong, memanjang dan datar. Contohnya pada anggrek Bulbophyllum dan Cattleya.

          – Daun Bertunggangan

Daun menghimpit batang atau bagian pangkal daun diatasnya. Helaian daunnya melebar ke ujung. Bentuk daun seperti ini dapat ditemukan pada anggrek jenis Obronia dan Phalaenopsis.

  • Bunga

Pada umumnya tanaman anggrek memiliki tiga kelopak bunga. Satu kelopak yang terletak di punggung disebut daun kelopak punggung atau sepalum dorsal, dua kelopak lainnya disebut daun kelopak samping atau sepala literalia.

Daun mahkota atau petala pada anggrek berjumlah dua buah. Petala dan sepala saling berseling, dan diantara petala ada petalum atau bibir bunga. Bagian tengah bunga terdapat benang sari atau stemona sebagai alat kelamin jantan dan terdapat tangkai putik atau gynosteminum.

ciri ciri bunga anggrek

Bagian-bagian bunga anggrek
via: pixshark.com

  • Buah

Buah tanaman anggrek dianggap sudah tua apabila mencapai umur 3-9 bulan tetapi kematangan buah tersebut sangat tergantung pada jenis anggrek.

Buah anggrek Dendrobium matang pada umur 3-4 bulan, buah anggrek Vanda matang pada umur 6-7 bulan, sedangkan buah anggrek Cattleya matang pada umur 9 bulan. Buah anggrek adalah bunga lentera, yaitu kematangan buahnya ditandai dengan pecahnya buah pada bagian tengah.

Leave a Reply