5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Shalat

Ayah dan bunda tentunya sangat ingin mengajarkan banyak hal berguna bagi kehidupan anak nantinya, termasuk pendidikan agama.

Hal ini menjadi amat penting diajarkan sejak dini karena dalam pendidikan agama terkandung banyak nilai hidup dan disiplin tinggi yang sangat baik untuk membentuk perkembangan kepribadian anak kedepanya.

Mengajarkan shalat kepada anak adalah salah satu pendidikan awal yang lazim dilakukan, untuk melatih anak menjadi muslim yang baik.

Shalat lima waktu bukanlah sekadar formalitas ibadah antara manusia dan Allah subhanahu wa ta’ala. Namun, dalam hal ini shalat juga memiliki dimensi yang sangat luas. Shalat yang khusyuk tak hanya dapat mendekatkan hubungan manusia dengan Allah subhanahu wa ta’ala, tapi juga merupakan cikal bakal kehidupan bermasyarakat yang tertib, saling menolong, senang bekerja keras, dan saling mengingatkan di dalam kebaikan.

Meski begitu, dalam kenyataannya untuk mengajarkan shalat kepada anak tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Banyak dari orang tua muslim yang mengalami kesulitan dalam mengajarkan shalat kepada anak. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempermudah mengajarkan shalat lima waktu pada anak.

1. Teladan dari Orang Tua

Anak merupakan makhluk yang sangat cepat belajar, hal ini karena pada umur 0-6 tahun anak berada pada perumbuhan otak yang sangat pesat. Ini membuat anak-anak lebih cepat menyerap apapun yang ada disekitarnya termasuk contoh dari orang tua.

Khususnya dalam mengajarkan shalat, akan menjadi sesuatu yang lebih mudah diterima oleh anak jika anak melihat sendiri bahwa orang tuanya disiplin mendirikan shalat lima waktu.

Bahkan sangat dimungkinkan bahwa anak akan mulai mengikuti dan bertanya tentang kegiatan yang sering dilakukan oleh orang tuanya, dalam hal ini shalat. Sehingga orang tua memiliki ruang untuk menjelaskan dan mengajarkan shalat kepada anak tentunya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak.

2. Mengajak Shalat Berjama’ah

Melakukan hal baru atau bereksperimen merupakan salah satu cara belajar yang menyenangkan bagi anak, khususnya jika dilakukan bersama orang yang membuatnya nyaman dan sangat dekat dengannya dalam hal ini tentunya ayah dan bundanya.

Mengajak anak shalat berjama’ah ke masjid ataupun di rumah bersama keluarga akan menjadi momen keluarga yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi anak sehingga shalat bukan merupakan pekerjaan yang menyedihkan dan menyulitkan.

Adapun setelah shalat dan berdoa selesai orang tua juga bisa meluangkan waktu bercerita ataupun memberikan pengetahuan baru kepada anak baik seputar agama maupun pendidikan lain dan anak juga dapat bercerita atau bertanya kembali kepada orang tua tentang masalah yang ditemuinya sehingga selain mengajarkan shalat, ayah dan bunda juga dapat menciptakan kedekatan dan keterbukaan antara orang tua dan anak.

3. Berdoa Kepada Allah

Doa merupakan hal yang sangat dianjurkan dalam agama, bahkan dalam hadits disebutkan bahwa doa adalah Ibadah. Sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Ghafir ayat 60:

berdoalah kepadaku, niscaya akan kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang yang menyombongkan diri dari meminta dan menyembahku niscaya dia akan masuk ke dalam neraka dalam keadaan terhina”.

Maka berdoa dan meminta kepada Allah SWT adalah hal yang disukai oleh Allah. Termasuk dalam hal ini adalah berdoa meminta agar dimudahkan dalam mengajarkan shalat kepada anak-anak kita serta agar anak-anak menjadi anak yang sholeh dan ahli ibadah serta rajin melakukan shalat lima waktu.

4. Memberikan Pujian dan Motivasi Spiritual

Dalam mengajarkan shalat, untuk menambah motivasi anak ayah dan ibu dapat memberikan pujian untuk anak yang mengerjakan shalat. Motivasi spiritual juga dapat diberikan kepada anak sehingga anak lebih bersemangat, sehingga ayah dan bunda lebih mudah dalam mengajarkan shalat kepada anak.

Untuk anak yang rajin serta tepat waktu dalam mengerjakan shalat, Ayah dan ibu dapat memberinya hadiah. Namun, hendaknya hadiah tersebut tidak dijanjikan diawal sehingga menjadi iming-iming, dan sedapat mungkin ayah dan bunda memberikan pengertian mengenai hakikat pengerjaan shalat yang sebenarnya. Sehingga hadiah tersebut tidak mengaburkan tujuan utama anak dalam melakukan ibadah shalat.

5. Memberikan Bacaan Seputar Shalat

Untuk mempermudah anak dalam mengerti manfaat dan hakikat shalat, ayah dan bunda dapat memberikan buku yang menjelaskan mengenai shalat dengan bahasa yang mudah dan dimengerti oleh anak. Ini bertujuan agar anak dapat lebih memahami dan memotivasi anak sehingga mengerjakan shalat dengan sendirinya.

Sekian beberapa cara mengajarkan shalat kepada anak yang dapat kami bagi kepada ayah dan bunda, semoga bermanfaat untuk anda.

Tags:,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.