Kenali Ciri-ciri dan Penyebab Mata Minus Ini Sedini Mungkin

Mata minus (myopia) atau rabun jauh adalah suatu kondisi mata yang mampu melihat objek dekat tetapi kehilangan fokus saat melihat objek pada jarak jauh. Mata minus adalah salah satu kelainan mata yang sangat sering diderita oleh masyarakat pada umumnya. Dari banyaknya penderita mata minus biasanya baru menyadarinya disaat minusnya sudah naik. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang ciri-ciri mata minus. Padahal disaat minus matanya semakin tinggi maka penyembuhannya pun semakin sulit dilakukan. Maka penting bagi kita mengetahui ciri-ciri mata minus.

Berikut ciri-ciri mata minus yang wajib kamu ketahui:

  • Mata sulit untuk melihat objek jarak jauh. Sehingga walaupun sudah mengusahakan untuk lebih memfokuskan pandangan mata sambil mengerutkan dahi pun mata tetap sulit melihat objek jarak jauh.
  • Tidak dapat melihat papan hitam dengan jelas. Pandangan kabur dan menjadi tidak fokus saat melihat papan.
  • Sering mengalami pandangan kabur atau berbayang-bayang. Tetapi terkadang pandangan kembali jelas dan kemudian kembali kabur. Kualitas pandangan semakin tidak stabil.
  • Merasakan sakit kepala terutama pada bagian mata. Sakit kepala ini muncul akibat mata yang kelelahan dalam beraktivitas keseharian sehingga menimbulkan nyeri pada mata dan kepala.
  • Bola mata terkadang terasa perih dan mengeluarkan air mata.
  • Mata tidak dapat digerakkan secara bersama-sama.
  • Memiringkan kepala saat melihat sesuatu.
  • Mata terasa tidak nyaman dan berair.
  • Tidak dapat membaca tulisan dengan jelas.
  • Jarak pandang terbatas.
  • Pandangan memburuk pada malam hari.
  • Sering menggosok mata atau berkedip.

Rekomendasi bacaan: 9 Tips ini Ampuh Menyembuhkan Mata Merah

inilah ciri-ciri dan penyebab mata minus yang sering terjadi

via: www.health.harvard.edu

Demikian beberapa ciri-ciri mata minus yang umum dirasakan oleh penderita mata minus. Lalu apa saja yang dapat menyebabkan mata minus?

Berikut beberapa penyebab kelainan mata minus:

  1. Beraktivitas pada jarak pandang yang sama untuk waktu yang lama. Misalnya, saat bekerja di depan komputer, di depan mesin, di depan berkas kantor, di depan televisi, dan lain-lain. Mata membutuhkan waktu relaksasi untuk membebaskannya dari kelelahan selama aktif bekerja sehari-hari. Selain itu, mata membutuhkan waktu istirahat teratur agar tidak berkontraksi secara monoton dalam waktu lama.
  2. Beraktivitas di dalam ruangan yang sempit, pengap dan kelebihan atau kekurangan cahaya. Dalam beraktivitas di dalam ruangan sempit penting untuk mengatur tata letak barang agar tidak terlalu dekat karena mata perlu berkontraksi jauh dan dekat secara teratur.
  3. Jarak pandang mata terlalu dekat saat membaca buku, menonton televisi, bermain game, bermain handphone dan lain sebagainya.
  4. Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan mata. Misalnya adalah kebiasaan membaca buku sambil tiduran, membaca di tempat yang terlalu terang atau terlalu gelap, menatap sumber cahaya terang secara langsung sehingga silau.
  5. Kekurangan gizi yang baik untuk mata. Contohnya, kekurangan vitamin A, betakaroten dan lainnya. Hal ini dapat membuat kesehatan mata menurun sehingga mata tidak prima untuk melihat.
  6. Terlalu lama memakai alat transparan yang melibatkan pandangan mata kita, seperti memakai helm dalam waktu yang lama, memakai kacamata yang kurang sesuai dengan mata, dan lain sebagainya.
  7. Memaksakan mata untuk terus bekerja saat mata sudah kelelahan. Sehingga mata tidak optimal saat digunakan karena terlalu diforsir.
  8. Faktor keturunan dari keluarga yang juga memiliki kelainan mata minus.
  9. Kurang istirahat.
posisi baca salah bisa menyebabkan mata minus

via: www.marveloptics.com

Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa masyarakat kota lebih beresiko menderita kelainan mata minus daripada masyarakat desa. Hal tersebut didasarkan pada mayoritas masyarakat kota yang bekerja dengan komputer maupun alat elektonik lain yang cenderung membuat mata lebih cepat lelah. Seperti yang kita tahu bahwa di perkotaan terjadi polusi udara yang tentu tidak separah yang terjadi di pedesaan sehingga kesehatan mata menjadi terpengaruh.

Bagaimana pembaca, apakah ada ciri-ciri mata minus yang kamu rasakan? Semoga tidak. Setelah mengetahui beberapa penyebab mata minus semoga kita lebih bijak dalam menjaga kesehatan mata.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.