Sumber Motivasi Diri yang Paling Kuat Adalah Kekuatan Cinta

Kekuatan Cinta – Berbicara tentang motivasi adalah berbicara tentang suatu hal yang urgen dalam diri. Karena dengan adanya motivasi yang membara dalam diri, bisa menjadi pemicu untuk meraih sebuah sukses yang kita impikan.

Namun kadang muncul sebuah pertanyaan, mengapa disaat-saat setelah mengikuti kajian motivasi, seketika itu semangat membara namun tak bertahan lama? Motivasi itu hanya terpacu di dalam forum pembahasan motivasi, tapi beberapa jam kemudian hilang seketika? Bagaimana cara agar motivasi itu tetap bertahan dalam diri?

Ada dua hal yang salah tentang mindset kita terhadap motivasi. Pertama, persangkaan bahwa motivasi itu permanen adalah sebuah kesalahan. Karena motivasi dapat bertambah dan juga dapat berkurang bahkan hilang sekalipun.

Kedua, selalu berharap motivasi dari luar juga merupakan sebuah kesalahan. Karena kita lupa bahwa diri kita merupakan motivator terhebat untuk memacu semangat kita. Akan tetapi bukan berarti kita tidak mengindahkan motivasi yang berasal dari luar, sebab ia bisa menjadi pemicu untuk membangkitkan kekuatan motivasi di dalam diri kita.

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pembangkit motivasi dalam diri kita. School Of Life, bisa menjadi kekuatan besar untuk membangkitkan motivasi di dalam diri kita dan bahkan bisa membangkitkan sang motivator yang ada dalam diri kita.

Akan tetapi perlu kamu ketahui bahwa motivasi itu bangkit tidak lain dan tidak bukan karena berlandaskan cinta. Kekuata cinta memang sangat menakjubkan, ia bisa membolak-balikkan pola berfikir manusia. Cinta memiliki kekuatan untuk menggerakkan diri, baik untuk melakukan kebaikan-kebaikan maupun melakukan hal-hal buruk hingga sesuatu yang tak masuk akal sekalipun.

Maka dalam hal ini dibutuhkan manajemen cinta yang baik agar mengarahkan kita untuk melejitkan diri kita menuju kesuksesan hidup di dunia maupun di akhirat kelak. Insya-ALLAH. ^_^

kekuatan cinta sejati

pixabay.com

Kekuatan cinta yang luar biasa bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan motivasi diri kita. Tak hanya sebatas cinta kepada pasangan (baca: suami atau istri) kita, akan tetapi cinta terhadap setiap yang akan kita kerjakan, akan memberikan perasaan senang dan bahagia dalam mengerjakan hal tersebut.

Dalam hal pekerjaan, meskipun seseorang itu tertatih-tatih dalam pekerjaannya akan tetapi ada cinta di dalamnya maka hal tersebut tetap dijalankannya dengan senang hati. Diantara kekuatan cinta yang luar biasa, ada satu cinta yang sangat kuat dan luar biasa.

Dengan cinta ini, hidup kita akan tak kan pernah berakhir dengan sebuah kesia-siaan. Cinta ini yang menghantarkan para mujahid-mujahidah sehingga tak takut mati di medan perang.

Rasa sakit, ketakutan, tak lagi dirasakan karena semuanya dilandaskan karena cinta. Cinta ini adalah cinta kepada Sang Pemilik Cinta, cinta kepada Allah. Cinta kepada Allah adalah cinta yang hakiki yang menjadi sumber motivasi paling kuat dalam diri kita.

Jika setiap pekerjaan karena Allah adalah ibadah, dan setiap hal yang kita lakukan hanya karena Allah adalah ibadah. Dan setiap ibadah adalah dilandaskan karena cinta kepada Allah. Maka bekerja adalah bentuk perwujudan cinta kepada Allah, maka di saat itulah kita telah menemukan motivasi yang paling tinggi dalam diri kita.

Oleh karenanya, mari kita pancangkan niat kita dimana setiap pekerjaan yang kita lakukan adalah sebuah ibadah kepada-Nya.

Perasaan cinta kepada Allah dibangun karena adanya iman di dalam diri kita. Karena cinta kepada Allah yang kuat hanyalah berasal dari orang-orang yang beriman.

“Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah” (QS. Al-Baqarah: 165).

Tugas kita saat ini adalah dengan meningkatkan iman kita kepada Allah, caranya adalah dengan banyak beribadah kepada-Nya. Dan sudah sepantasnya kita selalu beribadah kepada-Nya, telah jelas Firman Allah dalam Al-qur’an bahwa,:

”Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku”.

Tingkatkan iman, meningkatkan kecintaan kita kepada Allah, meningkatkan motivasi yang ada pada diri kita hingga mampu melejitkan potensi yang ada pada diri kita.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply