Mendaki Gunung, Hobi Lama yang Sempat Mati Suri

Saya termasuk orang yang suka traveling. Tapi kalau ngomongnya traveling kok kesannya seperti orang berduit ya. Ah, saya sih orangnya biasa-biasa saja, bukan dari kalangan kaum berduit, jadi lebih enak kalau saya ngomongnya jalan-jalan saja, bukan traveling. Biar lebih akrab juga kan.

Jalan-jalan paling favorit yang biasa saya lakuin itu mendaki gunung. Entah kenapa saya kalau lagi perjalanan menyusuri gunung berasa nyaman banget, seperti lagi ngelakuin kegiatan yang ‘gue banget’ kalau kata orang Betawi mah.

Walaupun memang nggak bisa dipungkiri kalau naik gunung itu capek banget, tapi semua itu akan terbayarkan jika sudah sampai puncak. Rasa lelah, letih, suntuk atau rasa kesal terhadap teman ketika diperjalanan naik jadi hilang. Benar-benar nggak merasakan itu semua.

Mungkin kamu yang belum pernah naik gunung atau nggak suka naik gunung nggak percaya kalau sudah di puncak gunung rasa lelah itu tiba-tiba hilang.

Saya awalnya juga bingung kok bisa lelah yang kita rasakan selama perjalanan naik bisa hilang begitu saja. Tapi itu yang saya rasakan selama ini, dan memang begitu adanya.

puncak gunung lawu

menikmati sunrise

Mungkin karena ketika sampai di puncak kita merasa sudah sampai titik pencapaian yang menjadi fokus dan target utama. Apalagi kalau kita dapat melihat sunrise, itu merupakan kenikmatan tersendiri.

Bahkan teman saya ada yang naik gunung hanya ingin melihat sunrise, setelah puas melihat sunrise di puncak dia langsung turun lagi. Ya seperti nggak punya capek saja dia, di puncak hanya beberapa menit saja.

Memang begitulah kalau sudah sangat suka akan suatu hal, dia rela menghabiskan uang, waktu dan tenaganya hanya untuk yang dia suka.

Pendaki Gunung Mempunyai Rasa Persaudaraan yang Kuat

Yang saya suka sama komunitas pecinta alam ini dari rasa persaudaraan mereka, bahkan kalau boleh agak lebay dikit, rasa persaudaraan mereka lebih kuat dari rasa persaudaraan yang dimiliki orang muslim kepada muslim lainnya.

Setidaknya itu yang saya perhatikan selama ini. Kita sebagai seorang muslim terkadang merasa malu untuk hanya sekadar memberi salam atau menyapa muslim lain yang tidak kita kenal, termasuk saya juga sih. Padahal kita diperintahkan memberi salam kepada saudara muslim walaupun tidak kenal.

Berbeda sekali ketika bertemu dengan komunitas pecinta alam. Mereka biasanya menyapa kalau bertemu sesama pecinta alam, meskipun tidak saling mengenal. Mereka juga cepat sekali akrab kalau lagi di puncak gunung.

Rekomendasi bacaan: Menjelajah Panorama 20 Gunung Terindah di Indonesia

di Puncak Lawu

di Puncak Lawu

Pernah suatu ketika saya kedinginan di puncak, teman-teman saya sudah tidur semua. Saya tidak bisa tidur karena kedinginan.

Iseng-iseng saya mencari teman untuk sekadar ngobrol biar nggak sepi, saya lihat beberapa meter dari tenda yang saya tempati ada kelompok yang lagi menyalakan api unggun. Saya mendekat ke mereka seraya menanyakan apa saya boleh gabung, dengan senang hati mereka mengiyakan permintaan saya.

Saya senang banget karena diijinkan untuk turut menghangatkan badan dari dinginnya malam d puncak Lawu. Dan meskipun nggak saling kenal sebelumnya, kita bisa nyambung juga ngobrolnya.

Walau bahan obrolan nggak jelas juga, ya seperti orang yang baru kenal pertama kali gitu, ngobrolin tempat asal, cerita-cerita masa lalu masing-masing, sampai ngobrolin rencana masa depan.

Bagi saya sih yang penting dapat teman ngobrol dan kedinginan saya hilang, itu sudah lebih dari cukup. Daripada sampai pagi menggigil kedinginan, lagian bisa dapat teman baru juga.

Kamu yang baca cerita ini pasti bingung saya lagi cerita apaan. Jangankan orang lain, saya yang cerita aja nggak paham juga. Ngalor-ngidul nggak jelas gitu ceritanya. Nggak apa-apa lah, proses belajar nulis, jalanin aja, semoga tulisan-tulisan saya ke depan semakin baik, enak dibaca.

Dah gitu aja. 🙂

3 Comments

  1. Dee - @HEYDEERAHMA Maret 8, 2016
    • Agus Sugiyanto Maret 8, 2016
      • Theresa Mei 16, 2017

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.