Objek Wisata Menarik di Pesisir Barat Lampung

Sebagai salah satu kabupaten/kota yang ada di Propinsi Lampung, Kabupaten Lampung Barat terkenal daerah konservasi di Propinsi Lampung. Ditetapkannya Sebagai wilayah konservasi Kabupaten Lampung Barat ternyata memiliki sumber daya alam yang melimpah.

Pariwisata merupakan prospek ideal daerah penghasil damar mata kucing tersebut. Sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat (78,76%) merupakan kawasan hutan, sehingga dirasa wajar jika Propinsi Lampung memposisikan daerah ini sebagai kawasan konservasi.

Oleh karena itu untuk setiap kegiatan usaha yang dikelola oleh badan usaha maupun milik pribadi, harus mengedepankan azas pelestarian lingkungan. Baik itu budidaya pertanian, perikanan maupun perkebunan. Salah satu yang menarik adalah usaha-usaha di areal Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang dapat dikonversi berupa pengambilan getah damar, daun, akar maupun kulit kayu, bambu, madu hutan hingga rotan.

Salah satu produksi hasil hutan non kayu yang telah dikembangkan oleh masyarakat secara turun temurun adalah damar mata kucing. Damar mata kucing produksi Lampung Barat sudah terkenal kualitasnya dan merupakan komoditi andalan Kabupaten Lampung Barat. Sentra-sentra produksi damar mata kucing ini terdapat di Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Tengah, dan Pesisir Selatan dengan rata-rata produksi 4.435,2 ton pertahun.

Pengembangan komoditi pertanian, khususnya tanaman holtikultura masih sangat berpeluang. Oleh karenanya Lampung Barat membutuhkan investor di sektor ini, mengingat bidang holtikultura masih diupayakan secara tradisional.

Juga terdapat potensi perkebunan yang masih belum banyak tergali. Komoditi kopi, kelapa dalam lada, cengkeh, kakao dan kelapa sawit adalah beberapa jenis hasil perkebunan yang masih dikelola secara turun temurun. Untuk hasil olahan komoditi perkebunan belum terdapat pabrik pengolahan, kecuali hanya industry kopi bubuk, itupun sifatnya rumahan (home industry).

Sementara itu, peluang pengembangan budidaya air payau (tambak) juga masih sangat prospektif. Dengan dukungan ketersediaan lahan lebih dari 6.500 hektar (Ha) yang tersebar di Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong (500 Ha), Pesisir Tengah dan Karya Penggawa (1.500 Ha), serta Pesisir Selatan dan Bengkunat (4.500 Ha).

Selain itu bahan tambang pun banyak terdapat di Kabupaten Lampung Barat ini, seperti minyak bumi, emas, perak, tembaga, basalt, pasir tras, pasir besi, andesit, dan batu apung. Patut diakui, wilayah Lampung Barat ternyata banyak dikelilingi kawasan pesisir yang secara otomatis menjadi sentra wisata bahari, yang terdapat di Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Tengah dan Pesisir Selatan.

Objek wisata Pantai Tanjung Setia yang sangat menarik untuk dijadikan tempat wisata berenang, menyelam, dan berselancar serta berperahu dan bersepeda sepanjang pantai. Wisatawan mancanegara banyak menghabiskan waktu libur mereka di Pantai Karang Nyimbor sambil berselancar dan menikmati sunset.

Dari pendapat sejumlah wisatawan yang pernah mengunjungi Pantai Tanjung Setia ini mengakui bahwa pantai ini sangat baik untuk dijadikan sebagai objek wisata di Lampung Barat mengingat memiliki keasriannya. Deburan ombak yang cukup tinggi menjadikan Karang Nyimbor sebagai tempat arena terbaik berselancar.

Untuk itu saat ini Pemkab Lampung Barat terus melakukan pembenahan dengan melengkapinya berbagai fasilitas, sarana dan infrastruktur lainnya, sehingga wisatawan yang berkunjung ke objek ini menjadi betah berlama-lama, dan sudah barang tentu devisa yang dihasilkan pun menjadi bertambah. Peluang ini menjadi tantangan tersendiri bagi Lampung Barat, sebab objek wisata yang demikian jarang ditemukan di daerah lain di Indonesia. (Pesbar).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.